Miris! Jeritan Tkw Garut Terlantar di Arab Saudi, Diduga Korban Penyalur Ilegal”

Zonalabour.com, Garut – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, bernama Dini Wahyuni Febriana binti Didin, viral di media sosial setelah mengunggah video permintaan bantuan untuk dipulangkan dari Arab Saudi. Dalam video tersebut, Dini mengaku sedang sakit dan terlantar, tanpa pekerjaan maupun tempat tinggal yang layak. (07/11/2025)

Dini bercerita, dirinya diberangkatkan ke Arab Saudi pada 9 Juli 2025 oleh seseorang asal Limbangan, Garut. Ia dijanjikan bekerja sebagai cleaning service di sebuah salon di bawah perusahaan Sarikah Al-mawarid. Sebelum berangkat, Dini dijanjikan mendapat pelatihan bahasa selama dua minggu, telepon genggam baru, serta uang saku sebesar 300 riyal. Namun, sesampainya di Arab Saudi, seluruh janji tersebut tidak pernah terealisasi.

Berangkat dengan harapan memperbaiki nasib keluarga, Dini justru harus menghadapi kenyataan pahit. Ia kini mengaku sakit dan tidak memiliki tempat untuk berlindung. “Saya ingin pulang ke Indonesia, tolong bantu saya,” ujar Dini dalam video yang kini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Mengetahui kondisi putrinya, orang tua Dini di Garut segera melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk memulangkan Dini yang kini dalam kondisi lemah dan sulit beraktivitas.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Muksin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami tengah menelusuri keberadaan Dini Wahyuni Febriana dan berkoordinasi dengan BP3MI (Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) untuk membantu proses pemulangan,” ujarnya.

Muksin juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui jalur resmi. “Jangan mudah tergiur dengan iming-iming gaji besar. Pastikan proses penempatan dilakukan melalui lembaga resmi dan terdaftar di pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, keluarga Dini di Garut terus berharap agar pemerintah Indonesia segera membantu kepulangannya dari Arab Saudi. Kasus ini kembali menjadi peringatan penting tentang maraknya praktik pengiriman tenaga kerja ilegal yang masih menjerat banyak calon pekerja migran Indonesia, khususnya dari daerah pedesaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts