Zonalabour.com, Bengkulu –
Tiga Tipe Manusia Menurut Adam Grant
Adam Grant, seorang psikolog organisasi terkemuka dari Wharton School, membagi manusia dalam interaksi sosial dan profesional ke dalam tiga tipe utama:
1. Givers (Pemberi): Mereka yang secara konsisten memberi kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan langsung.
2. Takers (Pengambil): Individu yang fokus pada keuntungan pribadi, sering kali mengorbankan orang lain untuk mencapai tujuan.
3. Matchers (Penyeimbang): Mereka yang memberi dan mengambil secara proporsional, berdasarkan prinsip timbal balik.
Penelitian Grant menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, Givers adalah kelompok yang paling sukses—bukan karena mereka dimanfaatkan, melainkan karena mereka membangun jaringan dukungan yang luas dan kuat. (04/06/2025)
Apa Itu MQG Training?
MQG (Mastery of Quantum Gratitude = Moral, Qalb, Governance) Training, adalah sebuah program transformasi diri berbasis pada rasa syukur, kesadaran diri, dan nilai-nilai luhur, yang didirikan oleh Saeed Kamyabi, seorang pelatih spiritual dan pengusaha berdedikasi terhadap pengembangan karakter bangsa. MQG Training tidak sekadar pelatihan motivasi, melainkan pendekatan menyeluruh untuk menciptakan manusia seutuhnya—yang penuh syukur, sadar, dan bertanggung jawab terhadap kehidupan dan lingkungannya.
Menghubungkan Teori Adam Grant dengan MQG Training
MQG Training pada dasarnya mendidik peserta untuk menjadi Givers—pribadi yang memberi nilai, berbagi makna, dan membangun hubungan berdasarkan empati, cinta, dan kesadaran. Dalam kerangka ini, pelatihan MQG sejalan dengan riset Adam Grant yang membuktikan bahwa Givers bukan hanya sukses secara individu, tetapi juga memperkuat organisasi dan komunitas mereka.
MQG memperdalam konsep ini melalui lensa spiritual dan quantum: bahwa energi syukur dan memberi akan mempercepat resonansi kesadaran kolektif untuk membawa transformasi positif.
Siapa yang Perlu Mengikuti MQG Training?
* Pemimpin bangsa dan organisasi: Agar mampu memimpin dengan kesadaran, empati, dan pelayanan.
* Pengusaha dan profesional: Untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan dan beretika.
* Pendidik dan mahasiswa: Supaya mendidik dan belajar dengan makna serta tujuan sejati.
* Masyarakat umum: Agar menemukan kedamaian, harapan, dan peran hidup yang bermakna.
Dampak Jangka Panjang Bagi Bangsa dan Negara
Jika ajaran MQG Training dijadikan gerakan nasional:
* Perubahan karakter kolektif: Dari mentalitas taker ke giver.
* Penguatan institusi: Karena individu berintegritas akan menciptakan sistem yang bersih.
* Inovasi dan produktivitas: Karena rasa syukur dan tanggung jawab mendorong kinerja optimal.
* Ketahanan sosial: Terbangun dari masyarakat yang saling menolong, bukan saling sikut.
Kehidupan Setelah Mengikuti MQG Training
Individu yang telah mengikuti MQG Training melaporkan:
* Peningkatan kualitas hubungan pribadi dan sosial.
* Kesehatan mental yang lebih baik melalui pelepasan dendam dan kekhawatiran.
* Produktivitas dan kreativitas meningkat karena hidup dijalani dengan kesadaran.
* Rasa damai, optimis, dan bersyukur menjadi landasan utama pengambilan keputusan.
Potensi Indonesia Menjadi Negara Sejahtera
Bayangkan jika mayoritas penduduk Indonesia menjalani hidup dengan kesadaran quantum gratitude:
* Korupsi bisa ditekan drastis karena kesadaran dan tanggung jawab meningkat.
* Kualitas pelayanan publik membaik karena motivasi melayani lebih tinggi daripada ambisi pribadi.
* Rakyat saling menguatkan dalam gotong royong spiritual-modern, bukan saling menjatuhkan.
* Indonesia bisa menjadi negara yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga menjadi pusat peradaban berbasis nilai kemanusiaan dan spiritualitas modern.
Korelasi dengan 7 Habits Stephen Covey
MQG Training sangat berkorelasi dengan prinsip 7 Habits of Highly Effective People oleh Stephen R. Covey, terutama:
* Habit 1: Be Proactive – Sejalan dengan kesadaran diri dalam MQG.
* Habit 4: Think Win-Win – Menjadi *giver* dalam hubungan sosial.
* Habit 7: Sharpen the Saw – MQG mengasah ketajaman spiritual dan emosional.
Hubungan dengan Ajaran Dale Carnegie
Dale Carnegie, melalui How to Win Friends and Influence People, mengajarkan pentingnya empati, penghargaan tulus, dan hubungan yang sehat. MQG Training memperkuat ini dengan menambahkan dimensi spiritual yang lebih dalam—menghubungkan komunikasi interpersonal dengan energi syukur dan vibrasi kesadaran.
MQG sebagai Pilar Peradaban Baru
Dengan MQG Training, Saeed Kamyabi menawarkan lebih dari sekadar pelatihan: ini adalah gerakan kesadaran nasional. Mengubah individu dari dalam, mempersiapkan masyarakat untuk menjadi bangsa pemberi, bukan pengambil. Dalam semangat teori Adam Grant dan nilai-nilai Covey serta Carnegie, MQG menjadi jembatan bagi Indonesia untuk menempuh jalan menuju negara sejahtera berbasis karakter dan kesadaran spiritual. Wallahu a’lam.






Tinggalkan Balasan