by

Seminar dan Penjelasan Sikap-Sikap Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Dalam Konggres ke V

Zonalabour.com, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyelenggarakan Kongres V pada tanggal 11-13 Januari 2021 di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kongres V KSPI diikuti 300 orang dari 32 Provinsi dan 100 Kabupaten/Kota yang mewakili 2,2 juta anggota KSPI yang tersebar di 300 Kabupaten/Kota.

Terkait dengan kongres tersebut di atas, telah hadir rekan-rekan Wartawan untuk meliput Konferensi Pers pada:
Hari ini , selasa, 11 Januari 2022
Jam: 12.00 – 12.45 wib.

Dalam konferensi pers disampaikan bahwa kongres KSPI yang ke V dan seminar dilaksakan ;

1. Penjelasan KSPI terkait terkait dengan omnibus law UU Cipta Kerja di
Prolegnas 2022.
2. Penjelasan sikap KSPI terhadap sikap terkait dengan revisi SK UMK, terutama sikap Gubernur Banten dan Jawa Barat.
3. Penjelasan tentang Pemilihan Presiden KSPI Periode Tahun 2022 – 2027.
4. Penjelasan tentang deklarasi dukungan KSPI.
5. Penjelasan sikap KSPI terkait Capres dan Cawapres 2024.
6. Penjelasan isu perburuhan Tahun 2022.

Konferensi Pers ini juga bisa diikuti melalui live streaming di YouTube Bicaralah Buruh – https://youtube.com/c/Bicaralah Buruh.

Selain itu, dalam Seminar Internasional disampaikan tema Welfare State atau Negara Sejahtera dengan menghadirkan pembicara:
1. Partai Buruh Australia
2. Partai Buruh Brasil
3. Faisal Basri (Ekonom)
4. Zainal Arifin Muchtar (UGM)]]
5. Said Salahudin (Ahli Hukum Tata Negara)
6. Agus Ruli (Ketua Majelis Nasional Partai Buruh)
7. Ilhamsyah (Ketua Bapilu Partai Buruh)

Said Iqbal Presiden  KSPI dalam wawancaranya kepada awak media menyampaikan bahwa “Pembukaan konggres ke V KSPI mengangkat isu perburuhannya, menjelang pilpres 2024. KSPI ada beberapa hal berharap kepada DPR dan pemerintah sudah mengharapkan Omnibus Law.”

“Kongres KSPI bersama serikat pekerja lainnya menerima perintah Omnibus Law. Tahun politik sudah gaduh, dan terkuras energi tentang Undang-undang pekerja. Yang diputus konggres ke V ini, siap melakukan aksi instruksikan besar-besaran untuk tolak Omnibus Law.”

“Aksi besar-besaran dilakukan 14 Januari yang akan datang 5000 buruh ke DPR-RI. Dan di 34 provinsi serentak instruksi aksi.”
Tuntutan aksi sbb ;
1. Omnibus Law Tolak
2. Upah minimun adalah strategi
3. Revisi SK Gubernur yang melanggar hukum tentang buruh
4. Perjuangan merevisi UU KPK.”

“Usai 14 Januari akan terus menerus aksi-aksi buruh. Partai buruh sekarang dihidupkan kembali setelah pimpinan Alam. Mochtar Pakpakan meninggal.”

Kongres kali ini KSPI yang dilaksanakan 3 hari kedepan menetapkan dan memutuskan total, bergabung dengan partai buruh. Relasi yang lazim serikat buruh.”
Demikian Ketua KSPI Said Iqbal menjelaskan.

Jurnalis Christy.

Comment

News Feed