Perpindahan Lokasi Tabligh Akbar dari Bengkulu ke Lampung: Penjelasan Gubernur Helmi Hasan 

Zonalabour.com, Bengkulu – Rencana perpindahan lokasi Tabligh Akbar (Ijtima) dari Bengkulu ke Lampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat Bengkulu. Banyak yang mempertanyakan, apa penyebab keputusan ini. Apakah pemerintah kurang mendukung? Apakah masyarakat kurang setuju? Ataukah lokasi di Bengkulu dinilai kurang memadai?

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa pemindahan lokasi Ijtima ini sama sekali tidak berkaitan dengan dukungan pemerintah, penerimaan masyarakat, atau kecukupan lokasi. “Semua perkara hanya terjadi atas izin Allah. Tempat Ijtima di mana pun tidak masalah, asalkan berdasarkan keputusan musyawarah,” ujarnya.  (15/06/2025)

Beliau mengingatkan bahwa dalam urusan agama, manusia tidak boleh hanya mengandalkan akal semata. Sejarah para nabi membuktikan bahwa keputusan terbaik selalu datang dari ketundukan kepada kehendak Allah.

Kisah Keteladanan Para Nabi

1. Nabi Ibrahim AS – Diuji dengan perintah menyembelih putranya, Ismail AS. Meski berat, ketaatan mutlaknya pada Allah justru membawa berkah besar.

2. Nabi Nuh AS – Dianggap gagal oleh kaumnya saat membangun kapal di daratan, namun akhirnya kapal itu menyelamatkan orang-orang beriman dari azab banjir.

3. Nabi Musa AS – Memimpin Bani Israil keluar dari Mesir meski dikejar Firaun. Laut terbelah bukan karena strategi manusia, melainkan kuasa Allah.

4. Nabi Isa AS – Lahir tanpa ayah, berbicara saat masih bayi, semua menunjukkan bahwa kehendak Allah melampaui logika manusia.

5. Rasulullah SAW dalam Isra’ Mi’raj – Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu ke Sidratul Muntaha dalam satu malam adalah bukti bahwa kekuasaan Allah tidak terbatas.

Bergerak Meninjau Lokasi Baru di Kota Baru, Lampung

Keputusan pemindahan lokasi Ijtima ini diambil setelah sekitar 1.500 orang utusan propinsi se Indonesia, Panitia Tabligh Akbar melakukan musyawarah di Masjid Agung At-Taqwa pada 14-15 Juni. Mereka memutuskan untuk meninjau sebuah lokasi di Kota Baru, Lampung, yang konon memiliki luas sekitar 1.500 hektar.

Fasilitas yang Tersedia di Kota Baru, Lampung:

– Lahan yang sangat luas, memungkinkan untuk menampung jutaan jamaah.

– Akses transportasi yang memadai, pelabuhan Bakauheni, jalan biasa, termasuk jalan tol dan jalur kereta api.

– Infrastruktur pendukung seperti listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi.

– Area penginapan dan logistik yang lebih tertata.

– Harapan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat daerah setempat.

Ketaatan Lebih Tinggi daripada Ilmu

Panitia akan tinjau dulu lokasi itu, setelah itu baru kita akan muswarah kembali untuk diambil keputusan,”jelas Ustad Agus Saifudin.

Gubernur Helmi Hasan yang sebelumnya telah memberikan kalkulasi ekonomi untuk UMKM Bengkulu, menegaskan komitmennya untuk menerima hasil musyawarah. “Di mana pun lokasi yang diputuskan musyawarah, saya akan taat. Ketaatan lebih tinggi kedudukannya daripada ilmu,” tegasnya.

Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa dalam menjalankan syiar agama, yang terpenting adalah kesatuan umat dan kepatuhan pada keputusan bersama. Semoga Tabligh Akbar ini, di mana pun dilaksanakan, dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh muslimin. Wallahu a’lam.

(*Sk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts