Tim Resmob Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di cikarang Utara

Zonalabour.com, Jakarta – Tim gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum PMJ telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan kasus pembunuhan dan atau penganiayaan yang terjadi pada hari Selasa tanggal 24 Mei 2022 skr pkl 16.05 WIB, di Kampung. Pulo, Kapuk RT. 002/005, Ds. Mekar Mukti, Kec. Cikarang Utara, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Kabid humas Polda metro jaya Menyampaikan Pelaku dendam terhadap korban (N) karena motornya ditabrak dari belakang, sehingga pelaku tidak terima.

Sebelumnya terjadi keributan antara Tersangka dan korban di jalan karena korban menabrak motor tersangka, selanjutnya tersangka melihat korban melintas di depan dagangan tersangka, ujar Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin 06/60/2022.

Lanjut, “kemudian tersangka menghadang korban dengan mengacungkan pisau, selanjutnya terjadi perkelahian antara Tersangka dan Korban yang mengakibatkan Korban menerima tusukan pisau dari tersangka, selanjutnya tersangka langsung meninggalkan tempat kejadian dan melarikan diri”

Pelaku ditangkap setelah Tim melakukan pencarian tersangka di tempat tinggal dan tempat kerja tersangka di Cikarang Utara, Bekasi, dan tim melakukan pencarian tersangka di rumah orang tua tersangka di Palembang, Sumatera Selatan.

“Yang sebelumnya Ditemukan barang-barang milik tersangka berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban dan handphone yang digunakan oleh tersangka ditinggal di tempat Kakak Ipar tersangka di Cikarang Utara”, ucapnya

“Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) Tahun,” tutupnya. (Rd)

Tersangka Pelaku Penganiayaan Di Jalan Tol Menyerahkan Diri

Zonalabour.com, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyampaikan telah menetapkan Faisal Marasabessy (FM), tersangka kasus pemukulan Justin Frederick di Tol Gatot Subroto. FM menyerahkan diri ke Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang videonya viral, pada Sabtu 4 Juni 2022.

Faisal Marasabessy telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan, ujar Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin 06/60/2022.

Menurut Zulpan, anak dari Ketua Pemuda Bravo 5 Ali Marasabessy itu berperan melakukan pemukulan dengan tangan kanannya sendiri terhadap Justin Frederick.

“Hingga korban mengalami luka bengkak di kedua bola mata dan kemerahan di bawah kelopak mata, pendarahan hidung, luka bengkak bibir atas, memar ketiak kanan, punggung dan luka di hari manis kanan,” tutur Zulpan.

Sejumlah barang bukti diamankan terkait kasus ini antara lain, kemeja hijau, satu jas warna merah, KTP atas nama tersangka Faisal Marasabessy, rekaman video saat kejadian dan satu pelat nomor kendaraan mobil tersangka.

“Tersangka dijerat Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dengan pidana penjara paling lama 9 tahun penjara,” pungkas Zulpan.

Sebelumnya, kasus penganiayaan terhadap Justin Frederick ini viral usai diunggah di akun instagram @merekamjakarta. Justin dipukul hingga babak belur oleh Faisal Marasabessy.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan kasus ini berawal dari adanya aksi serempetan di jalan antara mobil korban dengan pelaku.

Mulanya, korban melintas dari daerah Jakarta Timur. Namun secara tiba-tiba ada kendaraan pelaku dengan pelat nomor B 1146 RFH memotong laju kendaraan korban.

“Itu awalnya serempetan. Dari sebelah kiri ada terlapor mengendarai mobil Nissan yang memotong laju kendaraan sehingga mengakibatkan mobil pelapor terserempet mobil terlapor,” ungkap Zulpan. (Rd)

Satu Jenazah KM Ladang Pertiwi Kembali Teridentifikasi

Zonalabour.com, Jakarta – Tim Disaster Victim Identifcation (DVI) Polda Sulawesi Selatan kembali mengidentifikasi korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02. Satu orang korban tersebut diketahui merupakan seorang wanita bernama Rahama.

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana mengatakan, identifikasi satu jenazah tersebut melalui data primer maupun sekunder.

“Teridentifikasi melalui data primer yaitu gigi geligi dan sidik jari, serta data sekunder yaitu properti,” kata Asep dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/6/2022).

Jenazah merupakan warga Pulau Pamalikang Kelurahan Sabaru, Kecamatan Kalukuang Masalima, Kabupaten Pangkep, dengan usia sekitar 70-75 tahun.

“Jenazah diterima oleh Wakil Bupati Pangkep setelah dilakukan pemulasaraan jenazah dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kabupaten Pangkep,” katanya.

Dengan teridentifikasinya jenazah atas nama Rahama, total sudah ada tiga jenazah korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi yang sudah teridentifikasi yakni pertama atas nama Sitti Hajrah dan kedua atas nama Asni.

“Jumlah penumpang 50 orang. Selamat 31 orang. Meninggal 4 orang. Sudah teridentifikasi 3 orang dan masih dalam pencarian 15 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam pada Kamis, 12 Mei 2022 sekitar 10 nautical mill (nm) di perairan selat Malaka.

KM Ladang Pertiwi kecelakaan laut di perairan Selat Makassar setelah bertolak dari Pelabuhan Rakyat Paotere, Kota Makassar, menuju Pulau Kalmas, Kabupaten Kepulauan Pangkajene Kepulauan pada Rabu.

Kapal motor dengan fisik kayu tersebut, menurut keterangan Syahbandar setempat, tidak memiliki izin mengangkut penumpang dan barang, tapi hanya memiliki izin menangkap ikan.

Polisi pun sudah menetapkan nakhoda dan pemilik kapal sebagai tersangka. Keduanya terbukti terlibat dalam unsur kelalaian yang menyebabkan tenggelamnya kapal tersebut. (Rd)

Tim Resmob Polda metro jaya, mengungkap Kasus Pembunuhan Pria di Tangkot

Zonalabour.com, Jakarta – Tim Gabungan Unit III, Unit IV, Timsus I Subdit Tahbang/Resmob, Subdit Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Tangerang Kota berhasil melakukan pengungkapan perkara tindak pidana pembunuhan berencana.

Kasus pembunuhan terhadap seorang pria bernama Bayu Samudra (19) yang mayatnya ditemukan di Puri 11 arah masuk gerbang Tol Tangerang, Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

ada dua orang yang menjadi pelaku pembunuhan Bayu Samudra. Masing-masing pelaku berinisial FR (21) dan DF (18).

“Tersangka ada dua, pertama FR (21) berperan sebagai eksekutor dan juga pengatur strategi. Kemudian DF (18) berperan sebagai pembantu eksekutor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers, Jumat (3/6/2022).

Zulpan mengatakan aksi pembunuhan ini direncanakan oleh kedua tersangka karena dilatarbelakangi oleh perasaan sakit hati dan cemburu terhadap korban.

“Karena DF, yang wanita ini seringkali dihubungi dan diajak korban untuk berhubungan badan,” Ucapnya.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dalam kasus pembunuhan berencana ini antara lain pakaian, SIM card, topi berwarna hitam, satu palu besi, satu pisau cutter, dan sepeda motor.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 365 ayat 3 KUHP dan atau Pasal 339 KUHP dengan pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya atau penjara 20 tahun. (Rd)

Peredaran Minyak Goreng Kemasan Tanpa Ijin Edar Digulung Polda Jateng

Zonalabour.com, Banyumas – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng bersama Polresta Banyumas berhasil mengungkap tindak pidana peredaran minyak goreng kemasan tanpa ijin edar. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan konferensi pers ungkap kasus yang digelar di Mapolresta Banyumas pada Selasa, (31/05/2022) siang.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Dirkrimsus Polda Jateng, dan Kapolresta Banyumas. Turut hadir dalam kegiatan Prof. Dr. Hibnu Nugroho selaku ahli hukum pidana dari Unsoed Purwokerto, Kepala BPOM Kab. Banyumas, serta Kadisperindag Kab. Banyumas,

Dalam keterangan persnya, Kapolda mengungkapkan bahwa Polda jateng terus melakukan penindakan terkait penyalahgunaan peredaran kebutuhan bahan pokok di tengah masyarakat. Sejauh ini Polda Jateng telah mengungkap kasus Penyalahgunaan Minyak Goreng (Migor) di 6 TKP.

“Hal ini selaras dengan kebijakan Kapolri untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam pencegahan terjadinya penyalahgunaan peredaran migor di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.

Terkait ungkap kasus di Banyumas, Kapolda menuturkan kejadian bermula pada tanggal 18 Mei 2022 ketika petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat terkait dugaan penimbunan migor di wilayah Cilongok, Kab. Banyumas.

Namun saat dilakukan pendalaman oleh petugas didapati adanya pelanggaran lain yakni pemalsuan merk dan informasi yang dicantumkan dalam kemasan.

Di TKP sebuah gudang di Ds. Cikidang, Kec. Cilongok, Kab. Banyumas petugas menemukan ribuan botol kemasan minyak goreng merk “Lapama”. Dari hasil penyelidikan yang didapat, merk tersebut tidak memiliki ijin edar serta tidak mencantumkan informasi yang benar terkait produknya di kemasan.

Merk tersebut juga memberikan keterangan atau pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan pada label dengan memakai izin edar dari perusahaan lain. Barcode yang tertera dalam kemasan juga ternyata milik perusahaan lain. Merk tersebut juga tidak mencantumkan logo halal dari MUI.

Petugas kemudian mengamankan 7 orang pelaku dari TKP dan barang bukti sebanyak 628 karton berisi @12 botol migor merk Lapama berukuran 800ml dengan total 6 ribu liter minyak goreng.

Pendalaman yang dilakukan petugas mengarah ke tempat pengemasan migor merk Lapama di CV. Alam Timur Jaya yang terletak di Watugede, Singosari, Kab. Malang. Dilokasi tersebut petugas mengamankan 895 karton berisi migor merk Lapama dengan total lebih dari 8,5 ribu liter.

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga mengamankan tersangka berinisial RAN selaku direktur perusahaan tersebut.

Modus yang digunakan tersangka adalah membeli bahan baku migor berupa minyak sawit jenis RBD CP 10 dari PT Prima Sukses Sejahtera Abadi selaku distributor minyak di wilayah Kabupaten Malang.

Setiap bulan tersangka membeli sebanyak 7-8 ton minyak non subsidi tersebut seharga Rp.20.800,- perkilo. Oleh tersangka, minyak tersebut dikirim ke gudang tersangka di CV. Alam Timur Jaya dan CV. Bumi Mondoroko.

Selanjutnya, migor dikemas ulang dengan merk “Lapama” dan dijual ke masyarakat dengan harga per kardus Rp235.000.00 atau per botol seharga Rp19.500.

“Barang bukti yang diamankan total sebanyak 18.288 botol migor merk Lapama ukuran 800ml. Jumlah semuanya lebih dari 14 ribu liter minyak goreng tanpa ijin edar yang kita amankan, atau seberat 12 ton,” ungkap Ahmad Luthfi.

Dituturkan bahwa kasus yang diungkap kali ini sangat besar karena melibatkan lintas provinsi. Selain itu, informasi menyesatkan yang dicantumkan dalam kemasan tersebut sangat merugikan masyarakat.

Kapolda juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dengan tidak mencari kesempatan dalam kesempitan terkait peredaran minyak goreng.

“Secara umum di wilayah kita tidak ada kelangkaan dan antrian terkait migor. Kita juga perintahkan seluruh jajaran untuk kontrol harga migor di pasar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Ketua BPOM dan Disperindag Kab. Banyumas mengapresiasi kinerja polri dalam mengungkap kasus tersebut. Dengan terungkapnya kasus tersebut menghindarkan masyarakat dari ketidaksesuaian informasi yang dicantumkan dalam kemasan migor.

Guru Besar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof. Dr. Hibnu Nugroho mengapresiasi teknik dan taktik pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya pengungkapan kasus tersebut menunjukkan suatu kejelian dan kecerdikan yang luar biasa dari aparat penegak hukum Polda Jateng.

“Perbuatan pelaku yang memberikan informasi menyesatkan dalam kemasan minyak goreng tang diedarkan tersebut sangat merugikan masyarakat. Diharapkan pelaku mendapat hukuman setimpal karena perbuatannya merugikan hajat hidup orang banyak,” ungkap Prof. Dr. Hibnu Nugroho.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta pasal 144 UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 2 milyar rupiah. (Rd)

Kasus Pencurian yang Tewaskan Korbannya, Polisi Bekuk 2 Orang Tersangka

Zonalabour.com, Jakarta – Tim gabungan Subdit Resmob, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban bernama Suherlan (59 tahun) meninggal dunia pada Selasa, (31/05/2022).

Kejahatan berencana itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, di Danau Gawir, Desa Legok, Kec Legok, Kabupaten Tangerang. Polisi, telah mengamankan sebanyak 2 orang dalam kasus ini, yakni, Suryana alias Tameng (35 tahun) yang berperan sebagai eksekutor/Pengatur Strategi. Kemudian Muhammad Yusup Maulana (18 tahun) yang berperan membantu Suryana.

Barang bukti yang disita Polisi dari kasus ini adalah, barbel beton, ikat pinggang, karung,
tali sepatu, tali rafia, plastik kresek, tali karet ban, tali kain, lakban, sepatu kets, 1 unit motor dan 1 unit Handphone milik Suryana.

Kronologi kasus ini yang dibeberkan dalam konferensi pers Kamis, (02/06/2022) yang dipimpin oleh KBP Endra ZULPAN, Kabidhumas Polda Metro Jaya didampingi oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sharly Sollu adalah sebagai berikut:

Mulanya Pelaku merasa tersinggung dengan perkataan korban kemudian pelaku menghajar korban menggunakan kapak yang ada di rumah korban, pelaku mencekik dan menghajar korban hingga tewas.

Terhadap tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP dan/atau Pasal 365 ayat 3 KUHP jo Pasal 55 KUHP, dengan pidana Hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 20 (dua puluh) tahun. (Rd)

Pembobolan Rumsong Berhasil di Ungkap Polisi, Ternyata Punya Senjata Api Rakitan

Zonalabour.com, Tangsel – Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan dan Reskrim Polsek Pamulang telah berhasil mengungkap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (rumah kosong) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP yang terjadi di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.

Diketahui, sebelumnya terjadi pembobolan rumah kosong yang terjadi di tiga wilayah Pada hari Selasa, 10 Mei 2022 terjadi pembobolan di Perumahan Bukit Pamulang Indah, lalu pada hari Selasa 17 Mei 2022 terjadi di Reni dan Pada hari Senin, 23 Mei 2022 Jl. H. Taip Perumahan Kemang Tangerang Selatan .

Dalam Press Realise, Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, SIK.,MH menuturkan, modus operandi tersangka dengan membuka kunci gembok pagar, kemudian mencongkel pintu utama lalu mengambil barang – barang yang ada di dalam rumah (rumah dalam keadaan kosong).

Setelah menerima laporan tentang terjadinya pencurian di rumah kosong kemudian Unit Reskrim Polsek Pamulang melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, Kemudian dilakukan Penyelidikan dan pemeriksaan saksi – saksi dan alat bukti yang Cukup. Kemudian pada hari Rabu, tanggal 25 Mei 2022, dilakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan yang berada di Jl. Sirnagalih IV, Kelurahan Cinangka , Kecamatan Sawangan, Depok, dan berhasil diamankan satu orang pelaku atas nama AS, ucap Kapolres, senin (30/5/22).

Dari penggeledahan di rumah kontrakan tersebut, ditemukan barang bukti berupa perhiasan berupa kalung, gelang warna kuning yang diambil dari saksi korban Y.A.R Serta di temukan 2 (dua) buah obeng besar. Selanjutnya berdasarkan petunjuk dari tersangka AS dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersangka BS (DPO) di daerah Krukut, Limo Depok tetapi yang bersangkutan sudah tidak ada di tempat dan dari dalam kontrakan BS ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) Unit senjata api rakitan, 2 (dua) buah linggis, STNK dan plat nomor sepeda motor No. Polisi B-6184-WKT, 2 (dua) buah jam tangan merk Fossil dan beberapa jam tangan lainnya berbagai merek, tegas Sarly kepada awak media.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka AS, bahwa tersangka sudah melakukan pencurian di rumah kosong di sekitar Pamulang sebanyak 3 (tiga) kali yang dilakukan dengan cara tersangka AS, bersama dengan BS, R (DPO) berangkat bertiga menggunakan sepeda motor mencari sasaran kemudian setelah mendapatkan sasaran tersangka AS dan R yang bertugas membuka gembok dan mencongkel pintu sedangkan BS yang mengawasi lingkungan sekitar, setelah berhasil mendapatkan barang – barang hasil pencurian selanjutnya barang hasil pencurian di jual kepada AAN (DPO) didaerah Pasar Senen Jakarta Pusat,” tegasnya. (Rd)

Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Sabu di Tangkap Satnarkoba Polres Tangsel

Zonalabour.com, Tangsel – Satnarkoba Polres Tangsel berhasil ungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu, para pelaku diamankan di wilayah pekan baru riau.

Barang bukti sebanyak 6.330.49 (enam ribu tiga ratus tiga puluh koma empat puluh sembilan) Gram berhasil diamankan dari para tersangka, hal tersebut diungkap Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, SIK.,MH saat press realise di mapolres tangsel, senin (30/5/22).

Berawal dari informasi masyarakat bahwa adanya rencana pengiriman narkotika jenis sabu dari wilayah Pekanbaru Riau ke wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, selanjutnya tim yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan berupaya melakukan Pencegahan dengan melakukan Pengejaran ke wilayah Pekanbaru Riau,” ungkap Kapolres.

Disisi yang sama, Kasat resnarkoba AKP Amantha Wijaya Kusuma memaparkan, tim berhasil mengamankan seseorang tersangka inisial M F di sebuah rumah kontrakan yang beralamatkan di Jl. Garuda Ujung Kota Pekanbaru Riau dengan Barang Bukti 1 (satu) bungkus plastik bening yang didalamnya berisikan narkotika jenis sabu dengan berat brutto 2.49 (dua koma empat puluh sembilan) Gram, ucapnya.

Kemudian dilakukan Interogasi terhadap tersangka M.F terkait kepemilikan narkotika jenis sabu tersebut, selanjutnya berdasarkan Informasi dari tersangka MF bahwa tersangka MF masih menyimpan 6 (enam) bungkus Plastik Teh Cina Merk Guanyi Wang didalamnya terdapat bungkusan plastic bening berisikan narkotika jenis sabu di sebuah rumah kontrakan tersangka M.O.F yang beralamatkan di Jl, Umban Sari Atas Kota Pekanbaru, selanjutnya tim menuju rumah kontrakan tersebut dan tim berhasil mengamankan Tersangka MOF dengan barang bukti 6 (enam) bungkus Plastik Teh Cina Merk Guanyi Wang didalamnya terdapat bungkusan plastik bening berisikan narkotika jenis sabu dengan berat brutto keseluruhan 6.328 (enam ribu tiga ratus dua puluh delapan) Gram di dalam sebuah Tas Ransel warna Hitam, tandasnya.

Kemudian berdasarkan keterangan para tersangka bahwa narkotika janis sabu tersebut rencananya akan di kirim ke Wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, Maupun DKI Jakarta dan Sekitarnya.

Jika diakumulai’kan dalam rupiah barang bukti narkotika jenis sabu seberat 6.330,49 (enam ribu tiga ratus tiga puluh koma empat puluh sembilan) Gram. setara dengan seharga Rp. 9.330.000.000, (sembilan milyar tiga ratus tiga puluh juta rupiah), ucap Amantha.

Para pelaku diganjar Pasal 114 (2) dan atau Pasal 112 (2) UU RI No, 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Untuk jaringan ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pemasok narkotika jenis sabu dan narkotika jenis lainya, serta tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam jaringannya,”tutupnya. (Rd)

Tim Resmob Polres Bogor Berhasil Amankan 2 Pelaku Sejoli Kasus Pembunuhan

Zonalabour.com,  Bogor – Unit Resmob Polres Bogor berhasil mengungkap kasus temuan mayat wanita di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor. Wanita yang diketahui berinisial ZB (52) itu rupanya menjadi korban pembunuhan dua sejoli.

Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H mengatakan kedua pelaku pembunuhan yakni laki-laki berinisial AM (26) dan kekasihnya TO (21). Keduanya berhasil ditangkap pada hari Senin 23 Mei 2022 lalu.

“Berawal dari kejadian penemuan mayat pada tanggal 21 Mei 2022 di wilayah Kemang selanjutnya dari olah TKP yang dilakukan oleh Resmob kami menemukan petunjuk yang mengarah pada ke perbuatan yang diduga tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan selanjutnya tanggal 23 Mei tim berhasil menangkap 2 tersangka yaitu AM dan TO di rumahnya masing masing di Ds.Bedahan Kec. Sawangan Kota Depok,” Ungkapnya, Jumat (27/5/2022).

Diketahui, AM dan TO melakukan pembunuhan terhadap korban Z dengan cara menjerat leher korban menggunakan kabel dan membenturkan kepala di dalam mobil. Selanjutnya, mayat korban dibuang di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor.

“Motifnya kedua pelaku membutuhkan uang untuk menikah karena kedua pelaku ini pacran kebetulan akan menikah tapi tidak memiliki uang, datang kepada korban ingin menagih hutang dari korban sebesar Rp 100 juta namun karena korban tidak memiliki uang terjadilah proses penghilangan nyawa terhadap korban,” pungkasnya.

“Jadi tersangka TO ini, berupaya menagih hutang dari korban kepada ayahnya sebesar Rp 100 juta. Jadi hutang itu, terkait ayahnya tersangka TO ini meminjamkan uang investasi untuk dipinjam pinjamkan lagi ke orang lain. Jadi profesi korban ini seperti bank keliling.

Adapun kronologisnya Pada hari Kamis 19 Mei, kedua pelaku datang untuk menagih hutang tersebut dan telah berencana apabila tidak diberikan akan membunuh korban. Lalu, korban diajak untuk pergi menggunakan mobil sewaan.

“Ketika didalam kendaraan di daerah Sawangan, posisinya duduk korban itu berada di bangku tengah sebelah kiri. Tersangka TO itu duduk di sebelah kanan. Sedangkan tersangka AM itu kondisinya sebagai pengemudi di depan,” jelasnya.

Kemudian, pelaku TO membenturkan kepala korban ke bangku depan dan AM menekan leher korban. Tak sampai di situ, leher korban dililit oleh kabel charger sampai memastikan korban meninggal dunia.

“Tersangka (AM) dari depan itu loncat menekan leher. Perannya tersangka TO ini menutup mulut korban sampai memastikan nafasnya betul-betul habis. Tapi tidak sampai disitu saja, dari tempat lokasi mereka menghilangkan nyawa sampai mencari tempat ideal membuang mayat itu tersangka TO berpindah ke belakang sambil melilitkan kabel handphone sambil memastikan korban ini sudah mati,” bebernya.

Pada akhirnya, kedua pelaku membuang mayat korban di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor. Baru pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2022 jasad korban ditemukan warga.

“Di hari Sabtu tanggal 21 Mei kami mendapat informasi ada penemuan sesosok mayat yang awalnya tidak ada identitas. Kemudian kami olah TKP , berkat kemampuan dari inafis kami berhasil mendapat identitas korban inisial ZB umurnya 52 tahun alamatnya di Tangerang Selatan,” pungkasnya.

“Saat ini kedua tersangka sedang dalam proses penyidikan dengan diancam tiga Pasal yaitu 338 KUHP, 340 KUHP dan 364 KUHP ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup dan 20 tahun,” jelasnya. (Rd)

Polres Bogor Berhasil Menangkap Pelaku Penculikan Anak

Zonalabour.com, Jakarta – Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor bersama Resmob Klapa dua berhasil menangkap pelaku penculikan anak yang berinisial A (28) di wilayah Bogor dan Jakarta Selatan, Pelaku berhasil ditangkap di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan Kamis (12/5/22).

Dari hasil pemeriksaan tersangka, sudah tiga kali menjalani hukuman pidana. Dua kali menjalani hukuman pidana mengenai kasus terorisme, satu kali kasus penipuan terjadi di Depok dan yang bersangkutan juga pernah mengikuti pelatihan di Poso 7 bulan,” kata Kapolres Bogor AKBP Dr.Iman Imanuddin, Kamis (12/5/2022).

Untuk motif, kami masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari pelaku. kami juga belum bisa memberikan keterangan lebih jauh apakah aksi penculikannya berkaitan dengan kasus terorisme yang sebelumnya menjerat pelaku.

Sementara, modus yang dilakukan oleh pelaku yakni mengaku sebagai anggota polisi. Kemudian, pelaku menakuti para korban yang melanggar protokol kesehatan degan tidak memakai masker.

“Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota kepolisian Satgas Covid-19, menegur anak-anak melanggar prokes, merokok, lalu anak tersebut untuk ikut serta dengan pelaku,” pungkasnya.

“Setelah dilakukan pengejaran pelaku berhasil ditangkap di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ketika ditangkap pelaku sedang bersama sepuluh anak-anak yang sempat hilang.” Ungkapnya

“Saat kita temukan di sebuah masjid di Kebayoran Lama itu posisinya sedang membawa anak-anak. Dari lokasi kami amankan kurang lebih 10 anak. Yang 9 satu rombongan dari Jakarta Pusat dan yang satu yang hilang di Jakarta Selatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, bocah laki-laki berinisial FF (11) warga Kemang, Kabupaten Bogor sempat menghilanh sejak Minggu 8 Mei 2022. Korban menghilang saat olahraga pagi bersama dengan teman-temannya.

Lalu datang pria tidak dikenql mengendarai motor menghampiri FF dan teman-temannya. Pria itu sontak mengaku sebagai anggota Kepolisian dan menegur karena tidak menggunakan masker.

Setelah itu FF dibawa oleh pria tersebut hingga tak kunjung pulang. Hingga akhirnya korban ditemukan diwilayah Fatmawati, Jakarta pada Selasa 10 Mei 2022.

Pelaku dijerat dengan pasal 82 dan pasal 83 Jo 76F UU no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 330 KUHPidana ancaman hukuman paling lama 15 belas tahun .Tutup Kapolres Bogor AKBP Dr.Iman Imanuddin SH.S.I.K, M.H. (Rd)