by

Ditjen IKP Kekominfo dan DPR RI Gelar Webinar Forum Diskusi Publik

-Sosial-123 views

Zonalabour.com, Jakarta – Dengan mengambil tema :”Pemuda dan Tantangan Demokrasi Kedepan” Ditjen IKP Kekominfo bersama DPR RI Gelar Webinar Forum Diskusi Publik melalui
Zoom Cloud Meeting,
di siarkan langsung via YouTube SwaraSenayan http://www.youtube.com/watch?v=QDl3kvagyh8
Jumat /30 April 2021.

Menghadirkan Keynote Speech Drs. Wiryanta MA, PH.D selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Budaya

Dan menghadirkan narasumber M. Farhan selaku anggota Komisi I DPR RI dan Muhammad Ghifari selaku Tokoh Pemuda Maluku Utara

Dalam keynote speech nya Drs. Wiryanta MA, PH.D mengatakan bahwa pemuda adalah aset bangsa seperti yang di katakan Bung Karno beri aku 10 pemuda maka akan aku guncangkan dunia.

Tantangan pemuda saat ini sangat di perlukan Bangsa, karena potensi pemuda sebagai agent perubahan. Tutupnya.

M Farhan dalam paparan nya mengatakan
Berdasarkan laporan Hootsuite dan we are social hingga Januari 2021 pengguna internet di Indonesia mencapai 202.6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 % atau 27 juta jiwa jika di bandingkan pada Januari 2020 lalu.

Aktivitas internet yang paling di gemari adalah bermedia sosial

Saat ini ada 170 juta jiwa orang Indonesia yang merupakan pengguna aktif media sosial dengan rata rata habiskan waktu 3 jam 14 menit di platform jejaring sosial.

Medsos sudah menjadi kebutuhan primer yang di manfaatkan masyarakat sebagai alat ekspresi kebebasan, medium komunikasi dan media informasi.

Yang paling di cari oleh pengguna medsos adalah social approval(afirmasi) dan relatable issues.

Demokrasi dan medsos kerapkali menjadi sebuah dilema, karena kerapkali kebebasan dalam berpendapat dan berekspresi sering di salahgunakan sebagai penegasan terhadap identitas kelompok tertentu.

Keberadaan konten konten negatif yang merusak ekisistem digital. Bijak lah bermedia sosial

Demokrasi dalam bermedia sosial bukanlah kebebasan yang absolut, kita harus tanggung jawab atas opini yang kita bentuk dan tidak lupa mengedepankan etika dalam berkomunikasi.

Selanjutnya Muhammad Ghifari selaku Tokoh Pemuda Maluku Utara berikan paparan nya, beliau katakan sebagai negara Demokrasi terbesar di Asia kita menghadapi tantangan dan perubahan secara global, kondisi objektif dan dinamika sebagai bangsa dan realitas sosial.

Liberalisasi politik, kebebasan pers, Reformasi birokrasi, partisipasi publik sebagai modal politik dan sosial guna mewujudkan tujuan UUD 45 , tercapainya negara yang di demokratis.

Tantangan Demokrasi kita antara lain sumber daya yang di miliki terfokus pada perubahan prosedur tidak pada substansi (demokrasi prosedural) untuk mencapai harapan demokratisasi, Politik berbasis scientific dalam Demokrasi hampir tidak ada, radikalisme dan politik identitas.

Kaum muda memiliki posisi politik penting sejak awal bahkan sejak pra kemerdekaan yang disebut oleh Samsudin Harus sebagai periode ide ( 1908-1945).

Posisi penting pemuda dalam perpolitikan Indonesia selalu menentukan, terutama pada peralihan rezim nasional dan berlanjut sampai Reformasi Mei 98 yang memaksa Presiden Soeharto Lengser ke Prabon.

Identitas pemuda adalah politik gagasan, politik pemuda selalu di tandai dengan jejak pemikiran. Di setiap peralihan rezim selalu ada tokoh pemuda yang terutama sekali kuat karena pemikiran nya tak sekedar posisi politik struktural. Tutupnya.

Comment

News Feed