by

Ketua Umum GANNAS Datangi Polres Jakarta Selatan Terkait Penangkapan Aktor DS Atas Dugaan Kasus Narkoba

 

ZONALABOUR.COM, JAKARTA – Aktor DS mendekam di tahanan Polres Metro Jakarta Selatan sejak beberapa hari lalu. Ia ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis Ganja

Pada saat menggeledah rumah DS pada 26 Mei lalu, polisi menemukan barang bukti berupa ganja dengan berat 16 gram.Berdasarkan hasil pemeriksaan, DS dinyatakan positif menggunakan ganja.

Pria 40 tahun itu mengakui kesalahannya karena menggunakan barang haram tersebut. Atas perbuatannya, DS terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

“Atas tindakan DS kami kenakan Pasal 114 subsider 111 ayat (1) dan bisa terjerat hukuman minimum 5 tahun sampai 20 tahun,” ucap Kompol Vivick.Tjangkung Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan. Dikutip kumparan.com

Tim media Zonalabour.com sempat mewawancarai atas Kehadiran Ketua Umum Gerakan Anti Narkoba Nasional/GANNAS Sdr I Nyoman Adi Peri di POLRES JAKARTA SELATAN mengatakan ” Kami GANNAS mengapresiasi kinerja kepolisian untuk melakukan pemberantasan narkotika khususunya di wilayah Jakarta Selatan, GANNAS adalah mitra Polri dan BNN yang tidak terpisahkan yang telah diatur sesuai Undang undang Narkotika Bab 13 pasal 104567 artinya kita bekerja berlandaskan aturan hukum sehingga kita mendukung langkah kepolisian dan BNN termasuk kasus DS yang tertangkap di tangani Polres Jakarta Selatan, sebagaimana diatur Bab 13 Fungsinya peran serta masyarakat yang isinya sesuai Pasal 106 huruf C setiap Kepolisian atau BNN yang menangani kasus tindak Narkotika tapi dengan catatan bukan bandar dan bukan pengedar.

Kami bisa dan dapat memberikan Usulan dan Saran kepada penyidik yang menangani kasus Narkotika khususnya artis DS yang tertangkap ditangani Polres Jakarta Selatan.

Kami menggunakan Hak itu sesuai pasal 106 huruf C didalam undang undang Narkotika setidak nya Kita memberikan Saran kepada Polres khususnya penyidik untuk memberikan Pendapat ” tambahnya ditambahkan pula Ketua GANNAS TANGSEL sdr Yani pada hari senin, 08/06/2020 telah menyerahkan surat secara resmi kepada Kompol Vivick Tjangkung KASAT NARKOBA Polres Jakarta Selatan, berdasarkan pasal 106 huruf C yang intinya Usulan dan Saran kepada Penyidik yang menangani kasus narkotika khususnya bukan bandar dan pengedar artinya dalam surat resmi yang telah dikirim ke Polres Jakarta Selatan,” kami hanya menyampaikan kalau dari medsos kita melihat DS ditangkap oleh polisi pada 26 Mei lalu, di rumahnya di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan ganja seberat 16 gram.

Kami dari GANNAS menyarankan kasus Narkotika tersebut penyidik harus tetap memegang UU Narkotika no 35 tahun 2009 PP 25 tahun 2011 Peraturan Bersama [PERBER] serta surat edaran Mahkamah Agung adapun dalam kasus DS yang saat ini ditangani penyidik Polres Jakarta Selatan.

Kami menyarankan untuk tidak menggunakan pasal 114 atau kalau Tersangka hanya pecandu bukan terkait bandar atau pengedar atau kurir cukup pasal 111 dan berdasarkan hasil asesment positif pecandu kiranya dimasukan pasal 127 dan kiranya dalam proses penyidikan penyidik kami sarankan untuk membantarkan ke panti rehabilitasi untuk mendapatkan pengobatan selama dalam proses hukum di kepolisian.Hal tersebut berdasarkan PP 25 tahun 2011 pasal 13 ayat 3 dan 4″ ujar Ketum GANNAS  I Nyoman Adi Peri.SH.

Alasan DS mengkonsumsi barang haram tersebut karena mengisi kekosongan waktu saat pandemi virus corona. ( Covid19 ).

Selain itu, pria 40 tahun tersebut mengalami gangguan tidur.
Dilansir kumparan.com ” DS mengakui menggunakan ganja memang satu bulan terakhir ini,karena jika menggunakan ganja ritme tidurnya bisa cepat dan dia merasa tenang,” imbuh Kompol Vivick Tjangkung Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, (dwland).

 

Comment

News Feed